Ambabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Gereja, Sejarah, Tokoh |
Ambabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik
Ambabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik
BELAJAR sejarah hakikatnya adalah melihat masa lalu untuk memandang ke masa depan. Dalam buku ini pembaca bisa menikmati beberapa puzzle lukisan kuno berbentuk sosok Puteri Cantik yang bernama Jemaat Bongsorejo. Indahnya lukisan ini tentu diproses melalui usaha keras, waktu panjang, serta doa permohonan yang sungguh kepada Sang Pencipta. Tanpa karsa dan karya Tuhan, jemaat ini tidak bisa menjadi jemaat yang dikagumi dan menginspirasi jemaat lainnya; termasuk Mojowarno yang menjadi jemaat induknya pada masa itu. Pembaca bisa belajar dari beberapa pengalaman para tokoh dan warga Bongsorejo dalam membuka, menata, dan membangun dusunnya. “Allah turut berkerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah” (Roma 8:28).
Penulis : Wiryo Widianto & Hadiyanto
Dimensi : 140 x 205 mm
Tebal : xiv + 126 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-38-7
Ambabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 254 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Gereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan
Gereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan Gereja Tepi Sungai, awalnya bukan identitas yang membanggakan. Justru terkesan nyinyiran alias ejekan. Membuat minder! Faktanya, masyarakat perkotaan jarang yang mau tinggal di sekitar sungai. Kecuali, terpaksa! Katanya takut kebajiran, rawan longsor, bau sampah, dan sumber ragam penyakit. Umumnya, rumah-rumah di perkotaan pun…
*Harga Hubungi CSDari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama
Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama: Sejarah Pendidikan Modern di Tanah Papua dari Tuan Pandita Franzs Johanes Fredrijk van Hasselt kepada Tuan Pandita Domine Izaak Samuel Kijne (Mansinam, 23 Juni 1923–Medio September 1958) Tujuan penulisan buku Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama ini, merupakan rangkaian perjalanan Sejarah…
*Harga Hubungi CSSejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi
Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi Buku ini tidak hanya memaparkan sejarah kekristenan di Sokawangi, tetapi juga menggambarkan bagaimana pengaruh lokal, kejawen, dan ajaran Kiai Sadrach berinteraksi dengan kehidupan masyarakat setempat, membentuk fondasi bagi kekristenan yang kontekstual dan berakar pada budaya Jawa. Penulis menguraikan kisah-kisah yang hidup di tengah masyarakat…
*Harga Hubungi CSKyai Paulus Tosari: Sejarah dan Silsilah Keluarga
Kyai Paulus Tosari: Sejarah dan Silsilah Keluarga Kyai Paulus Tosari telah masuk dalam rancangan dan karya Tuhan bagi umat-Nya di Bumi Jawi Wetan pada abad ke-19. Jalan hidupnya sungguh menakjubkan. Pribadi yang dianggap memiliki kepribadian kurang elok bagi banyak orang di masa muda, namun Tuhan berkenan menyentuhnya, memprosesnya, dan menjadikannya sosok yang berpengaruh besar. Setelah dia…
*Harga Hubungi CSBuku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus
Buku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus Pembicaraan tentang keikutsertaan anak dalam perjamuan kudus bukanlah hal yang baru bagi GKI SW Jawa Tengah. Sejak tahun 1996 Reformed Ecumenical Council (REC), di mana GKI Jawa Tengah menjadi salah satu anggotanya, telah memutuskan agar gereja-gereja anggotanya mengikutsertakan anak dalam Perjamuan Kudus. Keputusan ini diambil setelah melalui studi…
*Harga Hubungi CSKyai Irawana: Sang Pencari Cahaya Sejati (Cikal Bakal Jemaat Kristen Sumbergondang)
Kyai Irawana: Sang Pencari Cahaya Sejati (Cikal Bakal Jemaat Kristen Sumbergondang) Kyai Irawana adalah sosok yang menarik untuk ditelisik. Perjalanan hidup semasa mudanya sangat kontradiktif dengan harapan orang tuanya. Dia terlahir dari keluarga terpandang dan peduli pada masa depan. Keluarga yang memperhatikan pendidikan. Namun itu tidak disambut baik oleh Irawana. Bahkan dia memilih bergaul dan…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.