Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Flora, Gereja, Sejarah, Tokoh |
Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi
Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi
Buku ini tidak hanya memaparkan sejarah kekristenan di Sokawangi, tetapi juga menggambarkan bagaimana pengaruh lokal, kejawen, dan ajaran Kiai Sadrach berinteraksi dengan kehidupan masyarakat setempat, membentuk fondasi bagi kekristenan yang kontekstual dan berakar pada budaya Jawa. Penulis menguraikan kisah-kisah yang hidup di tengah masyarakat Sokawangi, mulai dari awal mula desa hingga perkembangan gereja pertama yang menjadi cikal bakal Gereja Kristen di wilayah ini. Melalui sebelas bab, buku ini membawa pembaca untuk menelusuri sejarah panjang perjuangan iman di Sokawangi. Bab pertama memaparkan sejarah awal Desa Sokawangi dan jejak kepercayaan lokal. Di bab kedua, pembaca diperkenalkan pada perkembangan penginjilan di Tanah Jawa, dengan pembahasan peran para penginjil Belanda, Pengasuhan Misionaris dari Jerman dan guru injil pribumi. Bab ketiga dan keempat mendalami kehidupan Mbah Harun sebelum mengenal ajaran Kristen dan jejak Kiai Sadrach, termasuk perjalanan spiritual yang ditempuh oleh kedua tokoh ini. Selanjutnya, bab-bab berikutnya menggambarkan kontribusi Mbah Harun dalam melanjutkan amanat Kiai Sadrach hingga pembentukan gereja pertama di Sokawangi, serta tantangan dan dinamika keberagamaan yang dihadapi hingga masa kini.
Penulis : H. Kusyanto, Laksana Estika, Hepi Giar Sandiago, Difa Rian Ivanto
Dimensi : 148 x 210 mm
Tebal : xiv + 84 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-45-5 | 978-623-8276-46-2 (PDF)
Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 214 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Perjalanan 90 Tahun GKI Ngupasan: Menjadi Keluarga Kristus yang “AKRAB” (Apresiatif, Kreatif, Responsif, Akuntabel, dan Bermisi)
Perjalanan 90 Tahun GKI Ngupasan: Menjadi Keluarga Kristus yang “AKRAB” (Apresiatif, Kreatif, Responsif, Akuntabel, dan Bermisi) Hampir kebanyakan orang ketika bicara usia 90 tahun, berkata “wow sudah tua!” Entah kalimat ini mau dipahami positif atau negatif, yang pasti 90 tahun tidak seharusnya hanya menjadi angka yang menunjukkan umur, melainkan menunjukkan pengalaman-pengalaman berharga untuk terus disyukuri…
*Harga Hubungi CSPendidikan Agama Kristen bagi Anak: Buku Ajar untuk Perguruan Tinggi
Pendidikan Agama Kristen bagi Anak: Buku Ajar untuk Perguruan Tinggi Firman Tuhan yang dipelajari di sekolah Minggu pada masa kecil, dorongan hangat dari para jemaat dewasa, serta kenangan akan kebersamaan dalam makan dan bermain di gereja merupakan ingatan berharga yang menopang kehidupan kita. Pendidikan Kristen adalah panggilan penting yang menghadirkan momen-momen hangat dan penuh makna…
*Harga Hubungi CSBuku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus
Buku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus Pembicaraan tentang keikutsertaan anak dalam perjamuan kudus bukanlah hal yang baru bagi GKI SW Jawa Tengah. Sejak tahun 1996 Reformed Ecumenical Council (REC), di mana GKI Jawa Tengah menjadi salah satu anggotanya, telah memutuskan agar gereja-gereja anggotanya mengikutsertakan anak dalam Perjamuan Kudus. Keputusan ini diambil setelah melalui studi…
*Harga Hubungi CSEtnobotani Masyarakat Sabu Raijua
Etnobotani Masyarakat Sabu Raijua Secara geografis, Kepulauan Sabu terletak di antara Pulau Sumba, Pulau Rote, dan Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabu Raijua dengan segala keunikan budayanya, terutama dalam pengobatan tradisional, pembuatan pewarna alami untuk tenun ikat, bahan pangan dan ritual berbasis tumbuhan memotivasi tim penulis untuk mendokumentasikannya dalam sebuah tulisan sebagai upaya…
*Harga Hubungi CSKekristenan dan Transformasi Sosial Indonesia: Analisis Sosial-Historis Kekristenan Tana Poso Kurun Waktu 1950-1965
Kekristenan dan Transformasi Sosial Indonesia: Analisis Sosial-Historis Kekristenan Tana Poso Kurun Waktu 1950-1965 Sejak menekuni studi sejarah pada tahun 1980-an penulis sadar bahwa periode 1900-1970 merupakan periode sejarah yang sangat penting namun kritis bagi masyarakat di Sulawesi, khususnya yang mendiami wilayah selatan, tenggara, barat, dan tengah, khususnya masyarakat yang tidak mewarisi tradisi tulisan, seperti masyarakat…
*Harga Hubungi CSPembangunan Jemaat Intergenerasional
Pembangunan Jemaat Intergenerasional Gereja adalah persekutuan orang-orang beriman, yang guyub, akrab dan bersahabat. Komunitas mitra Allah untuk membawa damai sejahtera di dunia ini, anggota jemaatnya terdiri dari berbagai latar belakang dan dari usia anak hingga lanjut usia. Masing-masing usia memiliki identitas kehidupan, pribadi berbeda dan semua berharga dan mulia. Dalam komunitas iman yang anggotanya berbeda-beda…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.