Kyai Irawana: Sang Pencari Cahaya Sejati (Cikal Bakal Jemaat Kristen Sumbergondang)
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Sejarah |
Kyai Irawana: Sang Pencari Cahaya Sejati (Cikal Bakal Jemaat Kristen Sumbergondang)
Kyai Irawana: Sang Pencari Cahaya Sejati (Cikal Bakal Jemaat Kristen Sumbergondang)
Kyai Irawana adalah sosok yang menarik untuk ditelisik. Perjalanan hidup semasa mudanya sangat kontradiktif dengan harapan orang tuanya. Dia terlahir dari keluarga terpandang dan peduli pada masa depan. Keluarga yang memperhatikan pendidikan. Namun itu tidak disambut baik oleh Irawana. Bahkan dia memilih bergaul dan menjadi ketua genk pencuri/ penjahat di daerahnya. Ayahnya nggrantes melihat ulah anak tercinta. Sampai menjelang meninggalnya pun dia masih berharap agar dia menjadi manusia baik. Dia berpesan, bahwa “Cahaya Sejati pasti datang dari selatan”. Sebuah doa dan harapan bagi perubahan anaknya. Cinta sang ayah sungguh besar. Ternyata pesan ini selalu menempel dalam benak Irawana. Ketika Irawana memutuskan kembali ke jalan benar, Tuhan menuntunnya. Perjumpaan dengan Pak Poerwo membawanya kepada Cahaya Sejati dari selatan. Setelah ia dapatkan, dia membagikan cahaya ini kepada orang-orang di daerah asalnya. Dari sinilah cahaya ini menerangi orang-orang yang telah dipilih-Nya. Buku ini adalah true story di akhir abad ke-19 di daerah Lamongan dan Jombang. Dari sini kita bisa mengetahui selayang pandang peri kehidupan orang-orang Jawa dari desa Bluluk, Sumbergondang, Bongsorejo dan Mojowarno yang dibingkai keyakinannya. Nilai-nilai hidup yang baik dari para tokoh dan komunitas saat itu bisa menjadi teladan bagi generasi saat ini.
Penulis : Wiryo Widianto & Hadiyanto
Dimensi : 148 x 210 mm
Tebal : viii + 80 halaman
Tahun Terbit : 2022
ISBN : 978-602-6414-99-1
Kyai Irawana: Sang Pencari Cahaya Sejati (Cikal Bakal Jemaat Kristen Sumbergondang)
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 369 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama
Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama: Sejarah Pendidikan Modern di Tanah Papua dari Tuan Pandita Franzs Johanes Fredrijk van Hasselt kepada Tuan Pandita Domine Izaak Samuel Kijne (Mansinam, 23 Juni 1923–Medio September 1958) Tujuan penulisan buku Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama ini, merupakan rangkaian perjalanan Sejarah…
*Harga Hubungi CSKekristenan dan Transformasi Sosial Indonesia: Analisis Sosial-Historis Kekristenan Tana Poso Kurun Waktu 1950-1965
Kekristenan dan Transformasi Sosial Indonesia: Analisis Sosial-Historis Kekristenan Tana Poso Kurun Waktu 1950-1965 Sejak menekuni studi sejarah pada tahun 1980-an penulis sadar bahwa periode 1900-1970 merupakan periode sejarah yang sangat penting namun kritis bagi masyarakat di Sulawesi, khususnya yang mendiami wilayah selatan, tenggara, barat, dan tengah, khususnya masyarakat yang tidak mewarisi tradisi tulisan, seperti masyarakat…
*Harga Hubungi CSKyai Paulus Tosari: Sejarah dan Silsilah Keluarga
Kyai Paulus Tosari: Sejarah dan Silsilah Keluarga Kyai Paulus Tosari telah masuk dalam rancangan dan karya Tuhan bagi umat-Nya di Bumi Jawi Wetan pada abad ke-19. Jalan hidupnya sungguh menakjubkan. Pribadi yang dianggap memiliki kepribadian kurang elok bagi banyak orang di masa muda, namun Tuhan berkenan menyentuhnya, memprosesnya, dan menjadikannya sosok yang berpengaruh besar. Setelah dia…
*Harga Hubungi CSAmbabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik
Ambabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik BELAJAR sejarah hakikatnya adalah melihat masa lalu untuk memandang ke masa depan. Dalam buku ini pembaca bisa menikmati beberapa puzzle lukisan kuno berbentuk sosok Puteri Cantik yang bernama Jemaat Bongsorejo. Indahnya lukisan ini tentu diproses melalui usaha keras, waktu panjang, serta doa permohonan yang sungguh kepada…
*Harga Hubungi CSRumah bagi Jemaat dan Saluran Berkat bagi Masyarakat
Rumah bagi Jemaat dan Saluran Berkat bagi Masyarakat Berbicara tentang rumah, bagi masyarakat Karo di Jakarta, GBKP—di manapun ia berada—merupakan salah satu rumah, tempat berkumpul dan berkomunitas, tempat belajar, tempat melayani, serta tempat bertumbuh secara sosial dan tentu secara rohani. Pada tanggal 15 September, 50 tahun yang lalu, kebaktian pertama jemaat GBKP Kebayoran Lama terlaksana…
*Harga Hubungi CSSurabaya: Jejak Sejarah Munculnya Kekristenan Jawa Mula-Mula
Surabaya: Jejak Sejarah Munculnya Kekristenan Jawa Mula-Mula Surabaya. Siapa yang tak kenal dengan nama besar Kota Pahlawan ini? Tahukah kita, di sinilah kisah bermula. Kekristenan yang pada akhirnya dikenal oleh orang-orang [suku] Jawa. Dalam konteks lokal di Jawa Timur, komunitas Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) tak bisa memungkiri kenyataan ini. Sosok Kjai Dasimah dkk. diabadikan…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.