Pedoman Penulisan Tugas Akhir dan Karya Ilmiah untuk Mahasiswa Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Teologi |
Pedoman Penulisan Tugas Akhir dan Karya Ilmiah untuk Mahasiswa Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Pedoman Penulisan Tugas Akhir dan Karya Ilmiah untuk Mahasiswa Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
Buku ini dihadirkan sebagai sarana akademik yang diharapkan mampu memfasilitasi mahasiswa dalam menulis karya ilmiah secara sistematis, metodologis, dan sesuai dengan kaidah penulisan yang berlaku di lingkungan pendidikan tinggi teologi. Penyusunan pedoman ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan standar penulisan tugas akhir yang seragam, khususnya bagi mahasiswa Program Studi S1 Teologi dan Program Studi S1 Pendidikan Agama Kristen. Tugas akhir dipandang tidak hanya sebagai syarat administratif kelulusan, melainkan juga sebagai sarana pembentukan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif. Hal tersebut diharapkan tetap berakar pada iman Kristen dan berkontribusi nyata dalam menjawab konteks kehidupan bergereja maupun bermasyarakat. Isi buku ini meliputi aturan, sistematika, dan tata cara penyusunan tugas akhir mulai dari tahap perencanaan, penyusunan proposal, pelaksanaan penelitian, hingga penulisan laporan akhir. Pedoman ini juga menegaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip ilmiah, etika penelitian, dan standar akademik yang diakui secara luas. Dengan demikian, mahasiswa didorong untuk menghasilkan karya ilmiah yang bermutu, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu teologi serta pendidikan agama Kristen.
Penulis : Florence Peea, M.Th.; Lindra Y. Camerling, M.Si.; Enny Porong, M.Th.; Doys Ivone, M.Fil.; Marthinus Ngabalin, M.Si.
Dimensi : 155 x 230 mm
Tebal : x + 66 halaman
Tahun Terbit : 2025
ISBN : …..
Pedoman Penulisan Tugas Akhir dan Karya Ilmiah untuk Mahasiswa Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 44 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus
Buku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus Pembicaraan tentang keikutsertaan anak dalam perjamuan kudus bukanlah hal yang baru bagi GKI SW Jawa Tengah. Sejak tahun 1996 Reformed Ecumenical Council (REC), di mana GKI Jawa Tengah menjadi salah satu anggotanya, telah memutuskan agar gereja-gereja anggotanya mengikutsertakan anak dalam Perjamuan Kudus. Keputusan ini diambil setelah melalui studi…
*Harga Hubungi CSPolitik Ketakutan dan Harapan: Refleksi Kritis dalam Bingkai Teologi Publik bagi Masyarakat Multiagama Indonesia untuk Melawan Rasa Takut Kolektif dan Polarisasi
Politik Ketakutan dan Harapan: Refleksi Kritis dalam Bingkai Teologi Publik bagi Masyarakat Multiagama Indonesia untuk Melawan Rasa Takut Kolektif dan Polarisasi Timor non est in caritate. Demikian kata Yohanes selaku penginjil persahabatan, artinya: “Di dalam kasih tidak ada ketakutan” (1Yoh. 4:18). Lawan dari kasih tampaknya bukan kebencian, namun ketakutan. Namun demikian, lewat telikung berbeda, Danang…
*Harga Hubungi CSMewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional
Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional Buku berjudul Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional ini merupakan salah satu upaya penting dalam merespons panggilan eklesiologis GKJ. Di satu sisi, kita menyadari adanya kesenjangan antargenerasi yang membutuhkan pembinaan kategorial berdasarkan kelompok usia. Di sisi lain, kita juga dipanggil untuk terus membangun dan merawat…
*Harga Hubungi CSMenerawang Perjuangan: Refleksi atas Perjuangan Manusia dalam Jebakan Realitas Sosial yang Tidak Menguntungkan
Menerawang Perjuangan: Refleksi atas Perjuangan Manusia dalam Jebakan Realitas Sosial yang Tidak Menguntungkan Teologi adalah sains tentang relasi manusia kepada Tuhan; sosiologi adalah sains tentang hubungan manusia kepada manusia lain,” demikian tulis E. Guy Talbott dalam artikel “The Relation between Theology and Sociology.”[1] Dari kutipan tersebut, muncul pemahaman bahwa kedua sains tersebut, sosiologi dan teologi,…
*Harga Hubungi CSMerebut Kembali Tubuh: Politik, Otoritas, dan Teologi Tubuh Perempuan
Merebut Kembali Tubuh: Politik, Otoritas, dan Teologi Tubuh Perempuan Dalam berbagai masyarakat, tubuh perempuan telah menjadi arena pertarungan kekuasaan yang dibentuk oleh budaya, adat, dan struktur sosial patriarkhal. Tubuh perempuan sering diperlakukan sebagai objek kepemilikan laki-laki, baik oleh ayah, saudara laki-laki, maupun suami. Kondisi ini memperkuat praktik politik tubuh, yakni berbagai mekanisme sosial dan budaya…
*Harga Hubungi CSTeologi Budaya Populer di Ruang Publik Indonesia
Teologi Budaya Populer di Ruang Publik Indonesia Kesadaran mengenai kaitan teologi dan budaya, khususnya di kawasan selatan bumi, telah menghasilkan “genre” teologi tersendiri yang dikenal sebagai “teologi kontekstual”. Salah satu ciri dari teologi kontekstual adalah bertitik tolak dari situasi setempat, bukan dari pemikiran atau perbincangan para elite. Di Asia, teologi kontekstual mengubah pendekatan terhadap budaya…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.