Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Gereja, Pembinaan Warga Gereja, Teologi |
Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional
Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional
Buku berjudul Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional ini merupakan salah satu upaya penting dalam merespons panggilan eklesiologis GKJ. Di satu sisi, kita menyadari adanya kesenjangan antargenerasi yang membutuhkan pembinaan kategorial berdasarkan kelompok usia. Di sisi lain, kita juga dipanggil untuk terus membangun dan merawat keterkaitan serta keintiman relasi antargenerasi dalam kehidupan bergereja. Sebab, gereja bukan sekadar kumpulan individu, melainkan persekutuan tubuh Kristus yang saling membangun, melintasi batas usia dan latar belakang. Selain itu, buku ini juga merupakan wujud nyata dari komitmen GKJ dalam mengembangkan literasi teologis dan gerejawi. Pengembangan literasi menjadi aspek penting dalam pertumbuhan iman dan kedewasaan gereja, sehingga setiap warga jemaat dapat semakin memahami, mencintai, dan menghayati panggilan gerejanya di tengah dunia.
Penulis : Pdt. Sundoyo, S.Si., M.B.A. | Pdt. Imanuel Geovasky, S.Si.Teol., MAPS | Pdt. Prof. Tabita Kartika Christiani, Ph.D. | Pdt. Adhika Tri Subowo, M.Fil. | Pdt. Dr. Murtini Hehanusa, M.M. | Wisnu Haryo Pramudya, S.E., M.Si., AK, CA. | Dr. Leonard Chrysostomos Epafras, S.Si., M.Th. | P. Henrietta Puji Dwi Astuti Dian Sabatti, M.A. | Pdt. Christiana Riyadi, S.I.P., S.Th.
Editor : Aris Wijayanto
Dimensi : 148 x 210 mm
Tebal : viii + 186 halaman
Tahun Terbit : 2025
ISBN : 978-623-8276-59-2
Mewariskan Iman, Menyambut Perubahan: Gereja dalam Relasi Intergenerasional
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 126 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Menghadapi Kehilangan dan Kesepian Pada Lansia
Menghadapi Kehilangan dan Kesepian Pada Lansia Buku ini menyajikan wawasan mendalam dan panduan praktis untuk mendampingi mereka yang bergumul dalam hidup. Ditulis dengan kasih dan berdasarkan Firman Tuhan, setiap bab memperkaya pemahaman kita tentang konseling yang menyentuh hati. Prinsip-prinsip di dalamnya relevan untuk pelayanan di gereja maupun kehidupan sehari-hari. Pdt. K.R.T. Sugeng Prihadi menunjukkan dedikasi…
*Harga Hubungi CSAnugerah, Panggilan, dan Perutusan: Sebuah Refleksi Spiritualitas Kependetaan di GKJTU dan GITJ
Anugerah, Panggilan, dan Perutusan: Sebuah Refleksi Spiritualitas Kependetaan di GKJTU dan GITJ Kesetiaan dalam karya kependetaan merupakan respons terhadap panggilan dan perutusan dari Allah. Kesetiaan tersebut menumbuhkan kesadaran bahwa kependetaan bukanlah pilihan karier pribadi, melainkan benar-benar penetapan dari Allah. Bila kependetaan dihayati sebagai sebuah karier, sangat dimungkinkan kependetaan itu mengecewakan. Aneka kisah menuturkan tentang “luka-luka”…
*Harga Hubungi CSPenyadaran Konservasi Gajah Sumatera: Eco-Spirituality dalam Perspektif Islam-Kristen (Seri Eco-Spirituality)
Penyadaran Konservasi Gajah Sumatera: Eco-Spirituality dalam Perspektif Islam-Kristen (Seri Eco-Spirituality) Diskusi tentang hubungan agama dan ekologi bukanlah hal yang baru. Bahkan dapat dikatakan diskusi tersebut seusia teks-teks suci agama itu sendiri. Mengapa? Setiap agama memiliki narasi-narasi suci penciptaan alam dan manusia yang menjadi world view bagi pemeluknya untuk memahami posisi manusia dalam hubungannya dengan Sang…
*Harga Hubungi CSMatuari dan Hospitalitas: Relasi Kristen dan Muslim Kampung Jawa
Matuari dan Hospitalitas: Relasi Kristen dan Muslim Kampung Jawa Buku Matuari dan Hospitalitas: Relasi Kristen dan Muslim Kampung Jawa berisi tentang tradisi Matuari yang menjadi bagian integral nilai kebersamaan di Minahasa. Di Minahasa banyak sekali pepatah dan ungkapan kearifan lokal yang masih hidup, antara lain: “Maesa-esaan, maleos-leosan, mangenang-genangan, malinga-lingaan, masawang-sawangan, matombo-tomboan,” artinya “Saling bersatu, seiya sekata,…
*Harga Hubungi CSBeauty for Brokenness: Suatu Diskursus Teologis tentang Pengalaman Traumatis dan Kesehatan Mental
Beauty for Brokenness: Suatu Diskursus Teologis tentang Pengalaman Traumatis dan Kesehatan Mental Judul buku ini adalah Beauty for Brokenness yang sebenarnya dirujuk dalam nyanyian rohani karya Graham Kendrick (1993). Kendrick menulis syairnya bahwa, “Beauty for brokenness, hope for despair” (‘keindahan untuk kehancuran, harapan untuk keputusasaan’). “Lord, in your suffering, this is our prayer” (‘Tuhan, dalam…
*Harga Hubungi CSAgama dan Politik
Agama dan Politik Selama sebagian besar abad ke-19 dan ke-20, ada asumsi di antara para ilmuwan sosial bahwa agama ditakdirkan untuk “layu” seiring dengan modernisasi masyarakat di seluruh dunia. Para cendekiawan berpendapat bahwa ilmu pengetahuan dan akal budi pasti akan menggantikan agama sebagai kekuatan yang membimbing dan menata individu dan masyarakat. Tetapi, agama menolak untuk…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.