Kajian Pelayanan Pendeta Emeritus GKJ
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Gereja, Pembinaan Warga Gereja, Teologi |
Kajian Pelayanan Pendeta Emeritus GKJ
Kajian Pelayanan Pendeta Emeritus GKJ
Tata Gereja dan Tata Laksana (TGTL) GKJ menyebut bahwa pendeta emeritus adalah pendeta yang diberi penghargaan oleh gereja karena telah mencapai usia 60 tahun atau karena alasan khusus yang dapat dipertanggungjawabkan. Dari sisi fungsional, pendeta emeritus tetap melaksanakan fungsi kependetaannya (lih. TGTL GKJ pasal 1). Biasanya, istilah “emeritus” digunakan untuk laki-laki, sedangkan istilah “emerita” digunakan untuk perempuan. Dalam tulisan ini, cukup digunakan istilah “emeritus” sesuai istilah yang digunakan dalam TGTL GKJ. Dari sisi struktural, pendeta emeritus tidak masuk dalam struktur kemajelisan. Di aras lokal GKJ, rumusan tersebut juga melahirkan ragam tafsir. Hasilnya, wujud dari kebijakan GKJ di aras lokal terkait emeritasi pendeta pun beragam. Misalnya: sebagian besar GKJ melaksanaan emeritasi pendeta pada usia 60 tahun, bersamaan dengan usia pensiun pendeta. Ada GKJ yang tidak melakukan emeritasi pendeta. Ada GKJ yang menggunakan istilah purna tugas atau purna pelayanan ketika pendeta berusia 60 tahun, kemudian emeritasi dilakukan kelak ketika pendeta tidak dapat lagi melaksanakan fungsinya karena lanjut usia atau sakit atau sebab lain. Ada yang memandang bahwa emeritasi adalah sebuah keharusan, ada yang memandangnya sebagai pilihan. Selain ragam praktik di atas, pergumulan terkait pendeta emeritus juga menyangkut berbagai elemen, di antaranya: sejarah, teologi jabatan dan spiritualitas pelayanan, manajemen kepemimpinan dan regenerasi pelayanan, kesehatan fisik dan mental pendeta, kondisi ekonomi gereja, relasi gereja dan pendeta, dsb. Untuk itulah pergumulan ini perlu ditinjau dari berbagai perspektif pula.
Penulis : Pdt. Em. Darsono Eko Noegroho, Pdt. Em. Andreas Untung Wiyono, Pdt. Em. Novembri Choeldahono, Pdt. Paulus Pudjaprijatma, Pdt. Em. Yusak Tridarmanto
Editor : Pdt. Dwi Argo Mursito
Dimensi : 148 x 210 mm
Tebal : vi + 107 halaman
Tahun Terbit : 2025
ISBN : 978-623-8276-58-5
Kajian Pelayanan Pendeta Emeritus GKJ
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 198 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Beauty for Brokenness: Suatu Diskursus Teologis tentang Pengalaman Traumatis dan Kesehatan Mental
Beauty for Brokenness: Suatu Diskursus Teologis tentang Pengalaman Traumatis dan Kesehatan Mental Judul buku ini adalah Beauty for Brokenness yang sebenarnya dirujuk dalam nyanyian rohani karya Graham Kendrick (1993). Kendrick menulis syairnya bahwa, “Beauty for brokenness, hope for despair” (‘keindahan untuk kehancuran, harapan untuk keputusasaan’). “Lord, in your suffering, this is our prayer” (‘Tuhan, dalam…
*Harga Hubungi CSDari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia Buku Dari Reformasi ke Pascareformasi merupakan kumpulan tulisan yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat. Tulisan-tulisan ini, yang berasal dari masa Reformasi dan Pascareformasi, dikumpulkan dan digolongkan ke dalam teologi publik oleh penulis dalam rangka menyongsong ulang tahunnya yang ke-75. Refleksi-refleksi ini diharapkan dapat dimanfaatkan dalam…
*Harga Hubungi CSBertumbuh Bersama Tuhan Penuh Syukur: Syukur Purnakarya dan Syukur 45 Tahun Pernikahan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata dan Ibu Guru Irwana Asumbak
Bertumbuh Bersama Tuhan Penuh Syukur: Syukur Purnakarya dan Syukur 45 Tahun Pernikahan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata dan Ibu Guru Irwana Asumbak Perjumpaan dan pelayanan bersama secara gerejawi yang lahir dari rahim pelayanan emansipatoris kemurahan Allah di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus, akan selalu melahirkan bentuk-bentuk pelayanan gerejawi inklusif dan saling mengemansipasi antar sesama…
*Harga Hubungi CSBeragama yang Humanis
Beragama yang Humanis Mengapa beragama yang humanis? Apakah itu artinya ada beragama yang tidak humanis? Atau pertanyaan lainnya adalah bukankah sudah seharusya agama itu humanis? Harus diakui judul buku ini, beragama yang humanis, akan memunculkan berbagai pertanyaan dan penafsiran. Dalam bahasa Inggris, kata humanis diterjemahkan dengan humane yang memiliki makna sikap yang menunjukkan perhatian, kepedulian,…
*Harga Hubungi CSAir dan Kehidupan: Eco-Spirituality dalam Perspektif Islam-Kristen (Seri Eco-Spirituality)
Air dan Kehidupan: Eco-Spirituality dalam Perspektif Islam-Kristen (Seri Eco-Spirituality) Diskusi tentang hubungan agama dan ekologi bukanlah hal yang baru. Bahkan dapat dikatakan diskusi tersebut seusia teks-teks suci agama itu sendiri. Mengapa? Setiap agama memiliki narasi-narasi suci penciptaan alam dan manusia yang menjadi world view bagi pemeluknya untuk memahami posisi manusia dalam hubungannya dengan Sang Pencipta…
*Harga Hubungi CSBuku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus
Buku Panduan Keikutsertaan Anak dalam Perjamuan Kudus Pembicaraan tentang keikutsertaan anak dalam perjamuan kudus bukanlah hal yang baru bagi GKI SW Jawa Tengah. Sejak tahun 1996 Reformed Ecumenical Council (REC), di mana GKI Jawa Tengah menjadi salah satu anggotanya, telah memutuskan agar gereja-gereja anggotanya mengikutsertakan anak dalam Perjamuan Kudus. Keputusan ini diambil setelah melalui studi…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.