Dekolonisasi Resolusi Konflik
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Etika & Moral, Teologi |
Dekolonisasi Resolusi Konflik
Dekolonisasi Resolusi Konflik
Buku Dekolonisasi Resolusi Konflik merupakan salah satu upaya dekolonisasi dan indigenisasi resolusi konflik yang sampai saat ini masih didominasi oleh pendekatan Barat, baik secara filosofis, teoritis, dan praktis. Pada bagian pertama tulisannya yang berjudul resolusi konflik, penulis mengawali dengan memaparkan tentang apa itu konflik, jenis-jenisnya, dan penyebabnya. Pada bagian-bagian selanjutnya, penulis memaparkan berbagai macam topik berkaitan dengan pentingnya dekolonisasi dan indigenisasi resolusi konflik, di antaranya: membongkar warisan-warisan kolonialisme yang masih mengakar dalam masyarakat modern dan terpatri dalam hubungan kolonial yang disebut sebagai kolonialitas; dekolonisasi epistimelogi dan resolusi konflik; resolusi konflik keindonesiaan, yang merupakan eksplorasi pendekatan resolusi konflik berbasis kearifan lokal budaya Nusantara; dan restoratif justice sebagai salah satu model dekolonisasi resolusi konflik politik yang berakar pada indigenous culture di Afrika.
Penulis : Pdt. Agus Supratikno
Dimensi : 155 x 230 mm
Tebal : viii + 158 halaman
Tahun Terbit : 2025
ISBN : 978-623-8276-51-6
Dekolonisasi Resolusi Konflik
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 144 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku Ajar Teologi Feminis
Buku Ajar Teologi Feminis Sejarah gerakan feminisme menunjukkan bahwa perempuan secara historis mengalami marginalisasi, diskriminasi, dan penindasan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Perjuangan feminisme berakar dari kesadaran kolektif perempuan untuk menuntut keadilan dan kesetaraan, serta menghapuskan segala bentuk seksisme dan subordinasi. Gerakan ini kemudian melintasi batas akademis dan religius, memberi kontribusi…
*Harga Hubungi CSBeragama yang Humanis
Beragama yang Humanis Mengapa beragama yang humanis? Apakah itu artinya ada beragama yang tidak humanis? Atau pertanyaan lainnya adalah bukankah sudah seharusya agama itu humanis? Harus diakui judul buku ini, beragama yang humanis, akan memunculkan berbagai pertanyaan dan penafsiran. Dalam bahasa Inggris, kata humanis diterjemahkan dengan humane yang memiliki makna sikap yang menunjukkan perhatian, kepedulian,…
*Harga Hubungi CSPendidikan Agama Kristen Interelasi: Pendidikan Agama Kristen yang Berelasi dengan Budaya dan Kehidupan
Pendidikan Agama Kristen Interelasi: Pendidikan Agama Kristen yang Berelasi dengan Budaya dan Kehidupan Kegelisahan utama yang mendorong penulisan buku ini adalah kecenderungan Pendidikan Agama Kristen yang masih bersifat reduktif, terutama ketika iman dipisahkan dari budaya atau ketika budaya diperlakukan semata-mata sebagai ancaman terhadap kemurnian iman. Dalam banyak praktik, pendidikan iman berlangsung secara monologis dan hierarkis,…
*Harga Hubungi CSKajian Pelayanan Pendeta Emeritus GKJ
Kajian Pelayanan Pendeta Emeritus GKJ Tata Gereja dan Tata Laksana (TGTL) GKJ menyebut bahwa pendeta emeritus adalah pendeta yang diberi penghargaan oleh gereja karena telah mencapai usia 60 tahun atau karena alasan khusus yang dapat dipertanggungjawabkan. Dari sisi fungsional, pendeta emeritus tetap melaksanakan fungsi kependetaannya (lih. TGTL GKJ pasal 1). Biasanya, istilah “emeritus” digunakan untuk…
*Harga Hubungi CSPenyadaran Konservasi Gajah Sumatera: Eco-Spirituality dalam Perspektif Islam-Kristen (Seri Eco-Spirituality)
Penyadaran Konservasi Gajah Sumatera: Eco-Spirituality dalam Perspektif Islam-Kristen (Seri Eco-Spirituality) Diskusi tentang hubungan agama dan ekologi bukanlah hal yang baru. Bahkan dapat dikatakan diskusi tersebut seusia teks-teks suci agama itu sendiri. Mengapa? Setiap agama memiliki narasi-narasi suci penciptaan alam dan manusia yang menjadi world view bagi pemeluknya untuk memahami posisi manusia dalam hubungannya dengan Sang…
*Harga Hubungi CSMatuari dan Hospitalitas: Relasi Kristen dan Muslim Kampung Jawa
Matuari dan Hospitalitas: Relasi Kristen dan Muslim Kampung Jawa Buku Matuari dan Hospitalitas: Relasi Kristen dan Muslim Kampung Jawa berisi tentang tradisi Matuari yang menjadi bagian integral nilai kebersamaan di Minahasa. Di Minahasa banyak sekali pepatah dan ungkapan kearifan lokal yang masih hidup, antara lain: “Maesa-esaan, maleos-leosan, mangenang-genangan, malinga-lingaan, masawang-sawangan, matombo-tomboan,” artinya “Saling bersatu, seiya sekata,…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.