Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Tafsir dan Studi Alkitab, Teologi |
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
Buku Dari Reformasi ke Pascareformasi merupakan kumpulan tulisan yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat. Tulisan-tulisan ini, yang berasal dari masa Reformasi dan Pascareformasi, dikumpulkan dan digolongkan ke dalam teologi publik oleh penulis dalam rangka menyongsong ulang tahunnya yang ke-75. Refleksi-refleksi ini diharapkan dapat dimanfaatkan dalam membangun teologi publik di Indonesia. Dengan latar belakang hermeneutika biblis, penulis menyajikan refleksi yang mendalam dan kaya akan nilai-nilai spiritual, menjadikan buku ini sebagai sumber inspirasi bagi mereka yang tertarik pada teologi publik dalam konteks Indonesia. Tulisan-tulisan dalam buku ini mencakup berbagai era, dari akhir abad ke-20 hingga awal tahun 2000-an, dan tetap relevan untuk disimak oleh generasi mana saja. Beberapa tulisan dalam bahasa Inggris disertakan untuk memenuhi permintaan sahabat-sahabat dari luar negeri yang ingin mengetahui pandangan teologis penulis.
Penulis : Emanuel Gerrit Singgih
Dimensi : 155 x 230 mm
Tebal : xvi + 308 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-43-1
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 280 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Lucunya Agama, Alkitab, dan UKDW: Humor sebagai Kritik Lembut Terhadap Kebekuan Sosial
Lucunya Agama, Alkitab, dan UKDW: Humor sebagai Kritik Lembut Terhadap Kebekuan Sosial Humor diperlukan untuk memecah kebekuan hidup. Di masa modern kebekuan hidup merupakan masalah struktural yang tidak tampak namun terasa dan sangat menentukan. Manusia modern hidup tetapi mati, mati tetapi hidup. Segala sesuatu dipolakan, dibakukan yang lalu menjadi beku. Dunia keagamaan dan pendidikan menjadi…
*Harga Hubungi CSGereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan
Gereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan Gereja Tepi Sungai, awalnya bukan identitas yang membanggakan. Justru terkesan nyinyiran alias ejekan. Membuat minder! Faktanya, masyarakat perkotaan jarang yang mau tinggal di sekitar sungai. Kecuali, terpaksa! Katanya takut kebajiran, rawan longsor, bau sampah, dan sumber ragam penyakit. Umumnya, rumah-rumah di perkotaan pun…
*Harga Hubungi CSBerjalan Menuju Kekekalan: Memoar dan In Memoriam Seorang Profesor, Pendeta, dan Pengembara Iman
Berjalan Menuju Kekekalan: Memoar dan In Memoriam Seorang Profesor, Pendeta, dan Pengembara Iman Berjalan Menuju Kekekalan: Memoar dan In Memoriam Seorang Profesor, Pendeta, dan Pengembara Iman adalah gabungan antara memoar yang ditulis sendiri oleh almarhum Pdt. Prof. Dr. Jan S. Aritonang sejak 2010–2022, dan kumpulan 73 tulisan para sahabat dan keluarga. Angka 73 sengaja dipilih…
*Harga Hubungi CSKepemimpinan GKJ di Era Disrupsi
Kepemimpinan GKJ di Era Disrupsi Kita hidup di zaman yang berubah amat cepat. Fenomena ini sering disebut disrupsi, dari kata Latin dis-rumpere, ‘mencabut dari akar’. Bagi gereja, disrupsi adalah panggilan iman untuk membaca tanda-tanda zaman, mencari wajah ilahi dalam realitas yang terus berubah, baik alamiah, kultural, maupun personal. Disrupsi menantang kita keluar dari kenyamanan lama….
*Harga Hubungi CSTeologi Budaya Populer di Ruang Publik Indonesia
Teologi Budaya Populer di Ruang Publik Indonesia Kesadaran mengenai kaitan teologi dan budaya, khususnya di kawasan selatan bumi, telah menghasilkan “genre” teologi tersendiri yang dikenal sebagai “teologi kontekstual”. Salah satu ciri dari teologi kontekstual adalah bertitik tolak dari situasi setempat, bukan dari pemikiran atau perbincangan para elite. Di Asia, teologi kontekstual mengubah pendekatan terhadap budaya…
*Harga Hubungi CSDokumen Teologi Sosial GKJ
Dokumen Teologi Sosial GKJ Seperti Kristus yang menjadi cara Tuhan untuk hadir bagi dunia dengan tujuan untuk pemulihan maka GKJ juga memiliki spirit tersebut. Gereja dipanggil untuk menghadirkan kasih secara konseptual menjadi praktik yang nyata dalam kehidupan. Seperti Sang Sabda menjadi Daging demikian juga gereja harus menghadirkan konsep kasih dalam pelayanan-pelayanan sosial yang tujuannya adalah…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.