Beyond The Broken Spirits: Teologi Trauma, Kesehatan Mental, dan Resiliensi
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Pastoral, Pembinaan Warga Gereja |
Beyond The Broken Spirits: Teologi Trauma, Kesehatan Mental, dan Resiliensi
Beyond The Broken Spirits: Teologi Trauma, Kesehatan Mental, dan Resiliensi
Buku ini adalah kompilasi enam belas karya teolog muda sahabat PERSETIA yang mengeksplorasi berbagai dimensi trauma dari beragam konteks dan perspektif keilmuan. Keberagaman ini menghasilkan peta kecil teologi trauma masa kini, yang bertolak dari luka dan pengalaman para korban, yang jarang terdengar dalam literatur arus utama yang cenderung lantang dan dominan. Dalam buku ini, Anda akan menemukan berbagai wajah trauma di berbagai konteks, mulai dari Poso, Toraja, hingga Brazil, Tiongkok, Amerika Serikat, dan komunitas Afro-Amerika. Buku ini mengupas beragam aspek dan kasus yang memperlihatkan realitas trauma yang pekat dan kompleks. Mulai dari trauma individual hingga trauma kolektif, diskriminasi terhadap perempuan dan orang dengan disabilitas, kekerasan seksual di lingkungan Perguruan Tinggi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kawin tangkap, denda adat, bunuh diri, hingga catatan kelam gereja di hadapan himpitan persoalan sosial ekonomi dan politik. Di tengah gambaran pahit ini, Anda juga akan menemukan berbagai respons teologis yang menawarkan harapan pemulihan trauma. Mulai dari teologi ingatan, pendampingan pastoral sinergis, doa batin St. Ishak dari Suriah, Stoikisme dan tradisi Mangandung, kisah Ayub yang berhasil bertahan dalam pencobaan, hingga pelajaran dari kisah Yunus yang meminta maut kepada Tuhan. Buku ini merupakan undangan bagi para pembaca untuk menyelami trauma sebagai konteks dan perspektif berteologi. Bersama para penulis, pembaca diajak untuk terus mengembangkan perspektif berteologi dari tempat-tempat yang tidak mapan dan menggelisahkan, berempati dengan para korban, serta menularkan keberanian untuk selalu berada dalam pencarian keadilan bagi mereka yang menderita karena ketidakadilan. (JCS)
Penulis : Alvary Exan Rerung, Rio Rocky Hermanus, John Christianto Simon, Caesario Pranatal Resikahil, Chriseptyo Reza Apanga, Merisani Harefa, Devi Mariamin Lumbantoruan, Mei Evayanti Sinaga, Dwi Lengga Tegar Zebua, Grace Natalya Gulo, Gugun Vera Adelima, Jean Setyawan Umbu Zogara, Vigiliani Louisya Banny Parinussa, Jean Jo Marco Satryanni, Stefanus Wempy Siwalette, Kurnia Johana Lisapaly, Rouli Retta Trifena Sinaga, Maikel Enggelo Eden Killa, Elhana Isyah Lolo, Margareta Ruy, Aprianus Lawolo, Ririn Valentina Halawa, Murdayanti Markus, Perdana Saputra, Dera Novita, Ruben Metusatius Natanael, Sabrina Laura M.S., Sean Philip Pierre Tilaar, Yesika Permata Sary Waruwu
Dimensi : 176 x 250 mm
Tebal : xvi + 318 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-36-3
Beyond The Broken Spirits: Teologi Trauma, Kesehatan Mental, dan Resiliensi
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 423 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Ruang Interkultural dalam Pendampingan Kedukaan: Rekonstruksi Praksis Pastoral Kedukaan yang Manusiawi, Kontekstual, dan Interkultural
Ruang Interkultural dalam Pendampingan Kedukaan: Rekonstruksi Praksis Pastoral Kedukaan yang Manusiawi, Kontekstual, dan Interkultural Kehilangan selalu datang tanpa kompromi, merenggut keseimbangan hidup dan meninggalkan luka yang tak kasat mata. Buku Ruang Interkultural dalam Pendampingan Kedukaan mengajak pembaca menelusuri bagaimana duka bukan sekadar pengalaman pribadi, melainkan peristiwa komunal yang menyentuh iman, budaya, dan relasi sosial. Dengan…
*Harga Hubungi CSRefleksi di Ujung Senja
Refleksi di Ujung Senja Kehidupan ini dapat diibaratkan seperti terbit sampai dengan terbenamnya matahari. Namun sebenarnya, matahari terbenam bukan karena ia menghilang melainkan karena bumi bergerak mengitarinya sehingga matahari terlihat seakan bergerak terbenam. Itu hanya sebuah fenomena yang biasa dibahasakan bahwa setiap hari, matahari terbit di ufuk timur dan terbenam pada senja hari di ufuk…
*Harga Hubungi CSNdhèrèkké Marek Gusti: Kematian dalam Teologi dan Pendidikan
Ndhèrèkké Marek Gusti: Kematian dalam Teologi dan Pendidikan Dalam agama lain (non-Kristen), kematian adalah akhir dari perjalanan manusia di dunia ini. Sesudah kematian manusia masih harus diproses agar mendapatkan keselamatan atau hidup kekal atau masuk sorga. Dalam agama Kristen, kematian adalah akhir dari suatu perjalanan eksistensi manusia di dunia dan akan dilanjutkan sesudah kematian. Mati…
*Harga Hubungi CSDia Memandangku dan Tertawa: Pengalaman sebagai Pasien Kanker dalam Menjalani Kemoterapi
Dia Memandangku dan Tertawa: Pengalaman sebagai Pasien Kanker dalam Menjalani Kemoterapi Tujuan buku ini adalah memberi gambaran tentang kemoterapi sebagai salah satu perawatan medis. Dengan memiliki gambaran dari orang yang telah menjalaninya, seseorang akan mengambil keputusan untuk menjalaninya atau tidak berdasarkan pilihannya sendiri dan bukan karena hanya mendengar dari cerita “katanya”. Selain itu buku ini…
Rp 35.000Menjadi Tua, Kenapa Harus Takut?
Menjadi Tua, Kenapa Harus Takut? Menjadi tua adalah keinginan semua orang, atau dengan kalimat lain bahwa umur panjang merupakan dambaan semua orang. Tidak ada seorang pun yang berdoa dan mengingin-kan usia yang pendek. Umur panjang adalah harapan semua orang, tetapi ada sebagian orang yang justru menjadi takut saat memasuki usia lanjut. Kenapa? Penulis mencoba menguraikan…
*Harga Hubungi CSSa Tanya…? Kam Jawab E!: 1001 Soal Sejarah GKI di Tanah Papua untuk Lomba Cerdas Cermat Alkitab
Sa Tanya…? Kam Jawab E!: 1001 Soal Sejarah GKI di Tanah Papua untuk Lomba Cerdas Cermat Alkitab Menjelang Perayaan 170 Tahun Emas GKI di Tanah Papua (Mansinam, 5 Februari 1855–5 Februari 2025). Penulis sengaja memilih judul buku Sa Tanya…? Kam Jawab e! untuk memberikan sedikit gambaran umum mengenai Sejarah Gereja yang dijumpai di Pantai Utara…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.