Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Tafsir dan Studi Alkitab, Teologi |
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
Buku Dari Reformasi ke Pascareformasi merupakan kumpulan tulisan yang sebelumnya tersebar di berbagai tempat. Tulisan-tulisan ini, yang berasal dari masa Reformasi dan Pascareformasi, dikumpulkan dan digolongkan ke dalam teologi publik oleh penulis dalam rangka menyongsong ulang tahunnya yang ke-75. Refleksi-refleksi ini diharapkan dapat dimanfaatkan dalam membangun teologi publik di Indonesia. Dengan latar belakang hermeneutika biblis, penulis menyajikan refleksi yang mendalam dan kaya akan nilai-nilai spiritual, menjadikan buku ini sebagai sumber inspirasi bagi mereka yang tertarik pada teologi publik dalam konteks Indonesia. Tulisan-tulisan dalam buku ini mencakup berbagai era, dari akhir abad ke-20 hingga awal tahun 2000-an, dan tetap relevan untuk disimak oleh generasi mana saja. Beberapa tulisan dalam bahasa Inggris disertakan untuk memenuhi permintaan sahabat-sahabat dari luar negeri yang ingin mengetahui pandangan teologis penulis.
Penulis : Emanuel Gerrit Singgih
Dimensi : 155 x 230 mm
Tebal : xvi + 308 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-43-1
Dari Reformasi ke Pascareformasi: Refleksi Teologi Publik dalam Konteks Indonesia
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 281 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Beauty for Brokenness: Suatu Diskursus Teologis tentang Pengalaman Traumatis dan Kesehatan Mental
Beauty for Brokenness: Suatu Diskursus Teologis tentang Pengalaman Traumatis dan Kesehatan Mental Judul buku ini adalah Beauty for Brokenness yang sebenarnya dirujuk dalam nyanyian rohani karya Graham Kendrick (1993). Kendrick menulis syairnya bahwa, “Beauty for brokenness, hope for despair” (‘keindahan untuk kehancuran, harapan untuk keputusasaan’). “Lord, in your suffering, this is our prayer” (‘Tuhan, dalam…
*Harga Hubungi CSBuku Ajar Teologi Feminis
Buku Ajar Teologi Feminis Sejarah gerakan feminisme menunjukkan bahwa perempuan secara historis mengalami marginalisasi, diskriminasi, dan penindasan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Perjuangan feminisme berakar dari kesadaran kolektif perempuan untuk menuntut keadilan dan kesetaraan, serta menghapuskan segala bentuk seksisme dan subordinasi. Gerakan ini kemudian melintasi batas akademis dan religius, memberi kontribusi…
*Harga Hubungi CSKepemimpinan GKJ di Era Disrupsi
Kepemimpinan GKJ di Era Disrupsi Kita hidup di zaman yang berubah amat cepat. Fenomena ini sering disebut disrupsi, dari kata Latin dis-rumpere, ‘mencabut dari akar’. Bagi gereja, disrupsi adalah panggilan iman untuk membaca tanda-tanda zaman, mencari wajah ilahi dalam realitas yang terus berubah, baik alamiah, kultural, maupun personal. Disrupsi menantang kita keluar dari kenyamanan lama….
*Harga Hubungi CSDe Scripturis Meditans: Kumpulan Refleksi Teologi Biblis
De Scripturis Meditans: Kumpulan Refleksi Teologi Biblis Buku De Scripturis Meditans merupakan sebuah antologi berharga yang menghimpun 28 buah pikir teologis Prof. Emanuel Gerrit Singgih selama rentang waktu sekitar 20 tahun. Dipersembahkan sebagai tanda perpisahan penulis dengan dunia perguruan tinggi teologi yang telah digelutinya sejak tahun 1972, karya ini mencerminkan kreativitas, keluasan, serta kedalaman pemikiran…
Rp 200.000Seri Studi Alkitab: Kupas-Kupas Perjanjian Baru (Bagian 1)
Seri Studi Alkitab: Kupas-Kupas Perjanjian Baru (Bagian 1) Kupas-Kupas Perjanjian Baru ini adalah kumpulan studi atas kitab-kitab Perjanjian Baru secara acak. Maksud secara acak di sini adalah tidak ada sebuah upaya untuk memilih teks-teks Perjanjian Baru itu menurut urut-urutan pasal dalam sebuah kitab Perjanjian Baru. Karena secara acak, maka ada kitab Perjanjian Baru yang tidak…
*Harga Hubungi CSTeologi Budaya Populer di Ruang Publik Indonesia
Teologi Budaya Populer di Ruang Publik Indonesia Kesadaran mengenai kaitan teologi dan budaya, khususnya di kawasan selatan bumi, telah menghasilkan “genre” teologi tersendiri yang dikenal sebagai “teologi kontekstual”. Salah satu ciri dari teologi kontekstual adalah bertitik tolak dari situasi setempat, bukan dari pemikiran atau perbincangan para elite. Di Asia, teologi kontekstual mengubah pendekatan terhadap budaya…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.