Relevansi Kemitraan dalam Edukasi
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Gereja, Pembinaan Warga Gereja |
Relevansi Kemitraan dalam Edukasi
Relevansi Kemitraan dalam Edukasi
Manfaat yang akan diperoleh pembaca dari buku ini adalah sebagai berikut: Pembaca bisa belajar dari buku ini dengan menjalin relevansi kemitraan dan beredukasi pada anak atau murid yang dipercayakan Tuhan pada kita yang menjadi orang tua dan guru Sekolah Minggu.
Kelebihan dan keunikan buku: Buku ini ditulis berdasarkan kasih dan fokus pelayan Tuhan yang memberikan edukasi pada anaknya, dan kini anak tersebut mengikuti jejak langkah orang tuanya yang melayani Tuhan sejak muda dan kini sudah menjadi orang tua bahkan diharapkan akan menjalin relevansi kemitraan dengan guru Sekolah Minggu. Produk ini dikemas dengan keunikan melakukan edukasi antara orang tua dan guru Sekolah Minggu.
Target pembaca buku: Orang yang mau beredukasi pada anak atau murid yang dipercayakan Tuhan, agar generasi penerus ini dapat mengikuti jejak langkah orang tua dan guru Sekolah Minggunya, yang akan melayani Tuhan seumur hidup mereka. Buku berjudul Relevansi Kemitraan dalam Edukasi sudah selayaknya dimiliki oleh para orang tua Kristiani dan para guru Sekolah Minggu yang melayani anak/murid tentunya.
Jika para orang tua mengikuti saran buku ini, ada kemungkinan tiga hingga empat generasi beribadah satu gereja atau satu sinode dan satu rumpun gerejanya. Sebagaimana yang diungkapkan Rev. Tjoe Tze San yang adalah Gembala The Life Missions Singapore yang pernah menyampaikan firman di Gereja Taiwan, yang mana jemaat mereka rata-rata empat generasi beribadah di gereja yang sama.
Penulis : Yusak Timothy
Dimensi : 148 x 210 mm
Tebal : xiv + 130 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-33-2
Relevansi Kemitraan dalam Edukasi
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 213 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Gereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan
Gereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan Gereja Tepi Sungai, awalnya bukan identitas yang membanggakan. Justru terkesan nyinyiran alias ejekan. Membuat minder! Faktanya, masyarakat perkotaan jarang yang mau tinggal di sekitar sungai. Kecuali, terpaksa! Katanya takut kebajiran, rawan longsor, bau sampah, dan sumber ragam penyakit. Umumnya, rumah-rumah di perkotaan pun…
*Harga Hubungi CSIsu-isu Pendidikan Intergenerasional dalam Konteks Indonesia
Isu-isu Pendidikan Intergenerasional dalam Konteks Indonesia Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat dan yang semakin menentukan karakter manusia memengaruhi dan menentukan relasi sosial, termasuk relasi antargenerasi. Namun demikian fakta-fakta ini tampaknya kurang menjadi fokus perhatian dalam kajian-kajian ilmu teologi maupun pelayanan dalam gereja-gereja di Indonesia. Selama ini kajian-kajian ilmu teologi di bawah disiplin ilmu Pendidikan…
*Harga Hubungi CSMenghadapi Kehilangan dan Kesepian Pada Lansia
Menghadapi Kehilangan dan Kesepian Pada Lansia Buku ini menyajikan wawasan mendalam dan panduan praktis untuk mendampingi mereka yang bergumul dalam hidup. Ditulis dengan kasih dan berdasarkan Firman Tuhan, setiap bab memperkaya pemahaman kita tentang konseling yang menyentuh hati. Prinsip-prinsip di dalamnya relevan untuk pelayanan di gereja maupun kehidupan sehari-hari. Pdt. K.R.T. Sugeng Prihadi menunjukkan dedikasi…
*Harga Hubungi CSAmbabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik
Ambabaddi Bongsorëdjó: Kisah Kyai Klaas Waridin dan Putri Tercantik BELAJAR sejarah hakikatnya adalah melihat masa lalu untuk memandang ke masa depan. Dalam buku ini pembaca bisa menikmati beberapa puzzle lukisan kuno berbentuk sosok Puteri Cantik yang bernama Jemaat Bongsorejo. Indahnya lukisan ini tentu diproses melalui usaha keras, waktu panjang, serta doa permohonan yang sungguh kepada…
*Harga Hubungi CSModul Religiusitas Perdamaian Berbasis Pancasila
Modul Religiusitas Perdamaian Berbasis Pancasila Modul ini secara khusus disusun agar dapat dipergunakan dalam forum-forum pembinaan atau pembekalan kaum muda, khususnya mereka yang berada dalam rentang usia 15-25 tahun. Forum-forum pembinaan atau pembekalan yang dimaksudkan di sini bisa berbentuk acara khusus, seperti: camp pemuda, youth gathering, training, dll., yang diselenggarakan oleh sekolah, perguruan tinggi, maupun…
*Harga Hubungi CSPerjalanan 90 Tahun GKI Ngupasan: Menjadi Keluarga Kristus yang “AKRAB” (Apresiatif, Kreatif, Responsif, Akuntabel, dan Bermisi)
Perjalanan 90 Tahun GKI Ngupasan: Menjadi Keluarga Kristus yang “AKRAB” (Apresiatif, Kreatif, Responsif, Akuntabel, dan Bermisi) Hampir kebanyakan orang ketika bicara usia 90 tahun, berkata “wow sudah tua!” Entah kalimat ini mau dipahami positif atau negatif, yang pasti 90 tahun tidak seharusnya hanya menjadi angka yang menunjukkan umur, melainkan menunjukkan pengalaman-pengalaman berharga untuk terus disyukuri…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.