Kamus Bergambar Tumbuhan dari Hawu Raijua Berbasis Kearifan Lokal Do Hawu
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Flora, Umum |
Kamus Bergambar Tumbuhan dari Hawu Raijua Berbasis Kearifan Lokal Do Hawu
Kamus Bergambar Tumbuhan dari Hawu Raijua Berbasis Kearifan Lokal Do Hawu
Kamus ini berisi jenis-jenis tumbuhan yang tumbuh di lingkup Kabupaten Sabu Raijua–Nusa Tenggara Timur yang disertai gambar tumbuhannya dan dilengkapi dengan nama lokal dalam bahasa Sabu, nama Inggris, nama Latin, dan nama Indonesia. Selain itu juga dijelaskan manfaat dari setiap tumbuhan tersebut, baik untuk pengobatan, pewarna alami, makanan tradisional, dan manfaat lainnya. Harapannya, kamus ini dapat menjadi salah satu bentuk pelestarian alam dan budaya masyarakat Sabu Raijua yang dapat digunakan untuk pembelajaran di sekolah tentang tumbuhan berbasis kearifan lokal dari masyarakat Sabu Raijua.
Penulis : Mellissa E.S. Ledo, James Ngginak, Apriliana Ballo, Mibels Jon Heke, Yhersi Ndun, Berto Djan Hano, Alfandi Ngede, Jon Alvonsius Ame, George Saad
Dimensi : 155 x 230 mm
Tebal : viii + 68 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-37-0 (PDF)
Kamus Bergambar Tumbuhan dari Hawu Raijua Berbasis Kearifan Lokal Do Hawu
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 259 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi
Sejarah Bani Harun, Murid Kiai Sadrach: Cikal Bakal Kekristenan di Sokawangi Buku ini tidak hanya memaparkan sejarah kekristenan di Sokawangi, tetapi juga menggambarkan bagaimana pengaruh lokal, kejawen, dan ajaran Kiai Sadrach berinteraksi dengan kehidupan masyarakat setempat, membentuk fondasi bagi kekristenan yang kontekstual dan berakar pada budaya Jawa. Penulis menguraikan kisah-kisah yang hidup di tengah masyarakat…
*Harga Hubungi CSGereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan
Gereja Tepi Sungai: Membangun Teologi Air di Tengah Tantangan Krisis Ekologis Perkotaan Gereja Tepi Sungai, awalnya bukan identitas yang membanggakan. Justru terkesan nyinyiran alias ejekan. Membuat minder! Faktanya, masyarakat perkotaan jarang yang mau tinggal di sekitar sungai. Kecuali, terpaksa! Katanya takut kebajiran, rawan longsor, bau sampah, dan sumber ragam penyakit. Umumnya, rumah-rumah di perkotaan pun…
*Harga Hubungi CSEtnobotani Masyarakat Sabu Raijua
Etnobotani Masyarakat Sabu Raijua Secara geografis, Kepulauan Sabu terletak di antara Pulau Sumba, Pulau Rote, dan Pulau Timor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sabu Raijua dengan segala keunikan budayanya, terutama dalam pengobatan tradisional, pembuatan pewarna alami untuk tenun ikat, bahan pangan dan ritual berbasis tumbuhan memotivasi tim penulis untuk mendokumentasikannya dalam sebuah tulisan sebagai upaya…
*Harga Hubungi CSLumbung Pangan Komunitas: Panduan Membangun Ketahanan, Solidaritas, dan Keadilan Pangan
Lumbung Pangan Komunitas: Panduan Membangun Ketahanan, Solidaritas, dan Keadilan Pangan Persoalan pangan bukanlah persoalan baru. Namun dalam berbagai situasi krisis—gagal panen, kenaikan harga, bencana, hingga pandemi—kami semakin menyadari bahwa banyak keluarga berada dalam posisi rentan karena tidak memiliki penyangga bersama. Ketika bantuan datang terlambat atau pasar tidak berpihak, keluarga kecil sering kali harus bertahan sendiri….
*Harga Hubungi CSMengejar atau Dikejar Waktu: Sebuah Cerita Tentang Si Jona
Mengejar atau Dikejar Waktu: Sebuah Cerita Tentang Si Jona Buku dengan judul Mengejar atau Dikerjar Waktu ini adalah sebuah buku cerita tentang si Jona. Seorang usia lanjut yang masih bermimpi untuk melaku-kan sesuatu, yaitu membuat suatu program untuk membantu sesama usia lanjut. Ini adalah sebuah cerita bagaimana Jona harus mengejar waktu atau sebaliknya juga dikejar…
*Harga Hubungi CSSa Tanya…? Kam Jawab E!: 1001 Soal Sejarah GKI di Tanah Papua untuk Lomba Cerdas Cermat Alkitab
Sa Tanya…? Kam Jawab E!: 1001 Soal Sejarah GKI di Tanah Papua untuk Lomba Cerdas Cermat Alkitab Menjelang Perayaan 170 Tahun Emas GKI di Tanah Papua (Mansinam, 5 Februari 1855–5 Februari 2025). Penulis sengaja memilih judul buku Sa Tanya…? Kam Jawab e! untuk memberikan sedikit gambaran umum mengenai Sejarah Gereja yang dijumpai di Pantai Utara…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.