Bertumbuh Bersama Tuhan Penuh Syukur: Syukur Purnakarya dan Syukur 45 Tahun Pernikahan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata dan Ibu Guru Irwana Asumbak
| Stok | Pre Order |
| Kategori | Gereja, Tokoh |
Bertumbuh Bersama Tuhan Penuh Syukur: Syukur Purnakarya dan Syukur 45 Tahun Pernikahan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata dan Ibu Guru Irwana Asumbak
Bertumbuh Bersama Tuhan Penuh Syukur: Syukur Purnakarya dan Syukur 45 Tahun Pernikahan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata dan Ibu Guru Irwana Asumbak
Perjumpaan dan pelayanan bersama secara gerejawi yang lahir dari rahim pelayanan emansipatoris kemurahan Allah di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus, akan selalu melahirkan bentuk-bentuk pelayanan gerejawi inklusif dan saling mengemansipasi antar sesama manusia tanpa membedakan identitas agama, suku-bangsa, dan status sosial. Itulah yang pembaca akan temukan dalam buku ini. Maka buku yang merupakan upaya mengendus kerahiman hati, pikiran, dan tindakan pelayanan Allah di dalam Yesus Kristus dan Roh Kudus melalui pengalaman pelayanan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata bersama keluarga yang dilengkapi oleh beberapa tulisan terkait pelayanan gerejawi ini adalah sumbangan kecil bagi panggilan pelayanan gerejawi di abad XXI ini.
Penulis : Julianus Mojau, Zeth Ehud Hoata, Elsa Novita Ginting, Jerda Djawa, Grace Morene Rubawange, Aris Widaryanto, Deisy S. Hoata
Dimensi : 155 x 230 mm
Tebal : vi + 118 halaman
Tahun Terbit : 2024
ISBN : 978-623-8276-30-1
Bertumbuh Bersama Tuhan Penuh Syukur: Syukur Purnakarya dan Syukur 45 Tahun Pernikahan Pendeta (Em.) Zeth Ehud Hoata dan Ibu Guru Irwana Asumbak
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 299 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kekristenan dan Transformasi Sosial Indonesia: Analisis Sosial-Historis Kekristenan Tana Poso Kurun Waktu 1950-1965
Kekristenan dan Transformasi Sosial Indonesia: Analisis Sosial-Historis Kekristenan Tana Poso Kurun Waktu 1950-1965 Sejak menekuni studi sejarah pada tahun 1980-an penulis sadar bahwa periode 1900-1970 merupakan periode sejarah yang sangat penting namun kritis bagi masyarakat di Sulawesi, khususnya yang mendiami wilayah selatan, tenggara, barat, dan tengah, khususnya masyarakat yang tidak mewarisi tradisi tulisan, seperti masyarakat…
*Harga Hubungi CSDari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama
Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama: Sejarah Pendidikan Modern di Tanah Papua dari Tuan Pandita Franzs Johanes Fredrijk van Hasselt kepada Tuan Pandita Domine Izaak Samuel Kijne (Mansinam, 23 Juni 1923–Medio September 1958) Tujuan penulisan buku Dari Pulau Mansinam ke Kaki Bukit Aitumieri Miei Teluk Wondama ini, merupakan rangkaian perjalanan Sejarah…
*Harga Hubungi CSKisah Kyai Wakya Pak Kamirah dan Kyai Sesam Midin: Karya Bersama Membangun Komunitas Kristen Kertorejo (1836–1895)
Kisah Kyai Wakya Pak Kamirah dan Kyai Sesam Midin: Karya Bersama Membangun Komunitas Kristen Kertorejo (1836–1895) Dari begitu banyak tulisan sejarah, baik sekuler maupun gerejawi, tulisan yang ada di hadapan kita ini tampil dalam rupa yang bukan sekadar catatan sejarah gerejawi. Tulisan ini terasa hidup karena ia adalah wujud nyata dari salah satu Tri Tugas…
*Harga Hubungi CSKekuatan di Balik Layar: Spirit Probowinoto
Kekuatan di Balik Layar: Spirit Probowinoto Setiap zaman melahirkan orang-orang yang berani melampaui dirinya. Aksi dan langkah mereka membuat hidup banyak orang berubah, bahkan ikut membentuk arah sebuah bangsa. Namun, tidak semua nama tercatat besar di buku sejarah. Ada yang bekerja dalam diam, tetapi hasilnya nyata dan terasa hingga hari ini. Salah satunya adalah Basoeki…
*Harga Hubungi CSMozaik Kasih: 75 Tahun Perjalanan GKJ Moga
Mozaik Kasih: 75 Tahun Perjalanan GKJ Moga Memasuki usia 75 tahun, GKJ Moga berdiri sebagai saksi nyata atas perjalanan panjang pelayanan yang dipenuhi kasih Tuhan. “Mozaik Kasih: Perjalanan Pelayanan GKJ Moga”, yang menjadi tema perayaan tahun ini, adalah cerminan dari keberagaman pengalaman, peristiwa, dan kesaksian iman yang dialami oleh jemaat selama tiga perempat abad perjalanan…
*Harga Hubungi CSSurabaya: Jejak Sejarah Munculnya Kekristenan Jawa Mula-Mula
Surabaya: Jejak Sejarah Munculnya Kekristenan Jawa Mula-Mula Surabaya. Siapa yang tak kenal dengan nama besar Kota Pahlawan ini? Tahukah kita, di sinilah kisah bermula. Kekristenan yang pada akhirnya dikenal oleh orang-orang [suku] Jawa. Dalam konteks lokal di Jawa Timur, komunitas Greja Kristen Jawi Wetan (GKJW) tak bisa memungkiri kenyataan ini. Sosok Kjai Dasimah dkk. diabadikan…
*Harga Hubungi CS
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.